Seimbangkan Karier dan Kehidupan Pribadimu dengan 5 Cara Ini

Di zaman serba cepat dan fleksibel ini, pekerjaan tidak lagi mengenal waktu dari pukul 9 hingga pukul 5 saja. Tugas dan laporan tidak bisa menunggu hari libur untuk diselesaikan kemudian hari. Email dan telepon dari atasan selalu memanggil di sela-sela waktu luang. Rasanya, 24 jam selama 7 harimu hanya diisi dengan bekerja. Padatnya pekerjaan ini seringkali menjadi alasan terbesar hilangnya keseimbangan dalam hidupmu.

Kapan terakhir kamu menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga? Kalau jawabannya sudah lama sekali, ini saat yang tepat untuk mengelola porsi waktu antara kerja dan kehidupan pribadimu.

Mengutip dari WebMD, tips ini patut dicoba!

  1. Buat jadwal untuk seluruh kegiatan setiap mingguApril monthlylog and master to do list this month i have 3 exams, so much studying to do • • • #bujo #bujonewbie #bujo2018…

Selain membuat agenda pekerjaan yang harus diselesaikan selama satu minggu ke depan, jangan lupa untuk membuat perencanaan yang sama untuk hari liburmu. Jadwalkan waktu untuk kumpul bersama keluarga, bermain bersama teman, atau bersenang-senang dengan hobimu. Dengan perencanaan ini, kamu memiliki suatu kegiatan yang sangat dinantikan di akhir pekan dan “memaksa”-mu untuk mematuhi jadwal yang telah dibuat sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak memiliki waktu pribadi.

 

  1. Hindari kegiatan yang membuang waktu

Seberapa sering Ladies menunda jam pulang kantor hanya untuk bergosip dengan rekan kerja? Tentu ini jadi kegiatan yang menyenangkan karena dapat melepas penat dari tugas yang memusingkan kepala. Namun, kegiatan seperti ini hanya membuang waktu dan tidak berdampak baik pada karier. Karena itu, minimalisasi dan hindari hal seperti ini. Mulai maksimalkan jam bekerja, dan pulang ketika sudah waktunya. Sekadar menyapa boleh, asal tidak terjebak pada obrolan panjang hingga larut. Dengan begini, kamu menghemat banyak waktu dan bisa meluangkannya untuk istirahat di rumah punya waktu untuk dirimu sendiri.

  1. Mengurangi aktivitas belanja yang memakan banyak waktu

Buat daftar pekerjaan di luar kantor yang sekiranya memakan banyak waktu, seperti berbelanja kebutuhan pribadi, membersihkan rumah, mencuci, dan sebagainya. Kemudian, mulai cari alternatif untuk mengerjakan hal itu dengan cara yang lebih efektif, seperti mengurangi kebiasaan belanja di toko dengan beli secara online, atau menggunakan jasa laundry untuk mencuci semua baju. Pada saat luang, kamu bisa mengerjakan semuanya sendiri. Namun ketika sedang banyak tugas kantor, ini bisa jadi pertimbangan yang baik untuk menghemat waktu.

  1. Luangkan waktu untuk berolahraga 

Dengan padatnya rutinitas, akan sulit untuk meluangkan waktu berolahraga. Tapi berdasarkan penelitian, sesi aktivitas fisik yang penuh keringat ini dapat membantu meningkatkan level energi tubuh dan kemampuan untuk berkonsenterasi. Bahkan ketika waktu berolahraga itu dihilangkan dari jadwal, kamu akan merasa kurang bertenaga dalam menjalani kegiatanmu, baik itu bekerja maupun bersenang-senang bersama keluarga. Jadi, sempatkan olahraga! Tidak perlu sesi yang berat dan lama, jogging sekitar 10 menit sebelum berangkat kerja selama 2-3x seminggu sudah cukup, kok.

  1. Melakukan relaksasi kecil di sela-sela kesibukan

reading by the bedroom window. I would love for me bed to be right up next to a window.

Kamu tidak perlu menunggu datangnya libur panjang agar dapat meluangkan waktu untuk diri sendiri. Relaksasi kecil sudah bisa membuat perubahan berarti dalam melahirkan keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi, seperti pulang lebih cepat sekali setiap minggu, membaca buku favorit, mendengarkan musik kesukaanmu, meluangkan sedikit waktu untuk melakukan hobi, dan sebagainya. Meski sebentar, kegiatan seperti ini dapat menghidupkan rasa bahagia dalam hatimu. Selanjutnya, kamu siap merencanakan relaksasi yang lebih lama bersama orang terkasih.

Dengan mengembalikan keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi, kamu akan memiliki kualitas hidup lebih baik, yang turut berdampak baik pada kedua hal itu.


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published