5 Negara Yang Pernah Menjadi Inspirasi Busana Muslim Shafira

Inspirasi bisa datang dari mana saja, mulai dari busana tradisional, lingkungan sekitar, bahkan trend dari masa tertentu. Selama bertahun-tahun, para perancang busana di Shafira keliling dunia untuk mempersembahkan karya dan koleksi busana terbaik bagi muslimah Indonesia. Negara apa saja yang telah menjadi inspirasi Shafira selama ini? Yuk kita simak.

Cina dan Jepang

Sebagai salah satu kebudayaan tertua di dunia, Cina tentu dapat menjadi inspirasi bagi busana muslimah. Terlebih busana tradisional Cina dapat dimodifikasi menjadi busana yang ramah untuk dikenakan muslimah.  

Related image

Begitu juga dengan Jepang. Orang Jepang mengenal istilah Kimono dan Yukata untuk busana tradisional Jepang. Perbedaan paling jelas terlihat dalam pemilihan bahannya. Yukata dibuat dari bahan katun, sementara Kimono dibuat dari bahan sutra. Yukata juga lebih sering digunakan di musim panas. Selain itu Kimono dapat digunakan oleh baik laki-laki maupun perempuan. Sementara Yukata hanya digunakan oleh perempuan. Namun, keduanya memiliki bentuk gaun panjang dengan lengan panjang yang dapat dimodifikasi untuk busana muslimah.

Berdasarkan ini, pada tahun 2012, Shafira meluncurkan koleksi Shafira For All Generation yang digelar dalam rangka Lebaran Bersama Shafira (LBS). Dengan inspirasi budaya Cina dan Jepang, Shafira mengombinasikannya dengan budaya nusantara. Nuansa Cina, misalnya, ditampilkan dalam gabungan nuansa batik Lasem dan motif burung Hong. Atau juga motif burung Phoenix yang dicetak di atas kain sutera sifon dengan taburan Swarovski dalam kain yang melayang indah.  Nuansa Jepang juga terlihat dalam modifikasi siluet kimono.

Italia

Mendengar kata Italia, kita mungkin akan membayangkan kota Venesia yang romantis dan dikelilingi oleh kanal air tersebut. Venesia juga terkenal akan karnaval bertopengnya yang elegan dan juga meriah. Nuansa warna Venesia inilah yang menginspirasi Shafira untuk menampilkan koleksi La Dolce Vita pada ajang Indonesia Fashion Week tahun 2014.

Image result for shafira la dolce

Dengan tiga kota sebagai inspirasi: Venesia, Florence dan Cecilia, Shafira menampilkan koleksi busana yang ringan, feminin, klasik, dan tampak elegan sekaligus mewah. Koleksi Shafira ini berisi gaun-gaun maksi dengan siluet A. Menyerupai gaya putri-putri Eropa zaman dulu, koleksi Shafira ini membuat pemakainya terlihat anggun tanpa kehilangan elemen busana islami di dalamnya. Apalagi Shafira menyematkan taburan Swarovski pada rancangannya.

Spanyol

Tak selamanya busana tradisional luar negeri menjadi inspirasi bagi Shafira. Bahkan, sebuah taman pun, dapat menjadi inspirasi koleksi busana.

Tentu saja taman ini bukan taman sembarangan. Pada tahun 2013, Shafira mengeluarkan koleksi dengan tema Jardin de la Sultana.  Koleksi ini terinspirasi akan keindahan kota Granada di Eropa dengan Istana Alhambra yang terkenal akan kemolekan tamannya.

Image result for shafira jardin de la

Dengan pilihan koleksi warna-warna cerah seperti merah, orange, hijau, Shafira mampu membuat pemakainya akan terlihat lebih ceria, namun tetap mempertahankan kesan elegan yang menjadi ciri khas Shafira. Shafira memberikan perpaduan antara warna kuning segar dengan hijau tosca yang segera mengingatkan kita pada taman yang cantik. Atau bagaimana Shafira memadukan nuansa biru dengan warna kuning dan fuschia yang segar dipandang mata.

Amerika Serikat

Melintasi Samudera Atlantik, kita akan sampai ke Amerika Serikat. Yang menjadi inspirasi Shafira adalah era tahun 1920-an yang dikenal dengan istilah Roaring Twenties. Ini juga merupakan era di mana perancang busana ternama seperti Coco Chanel, Jeanne Lanvin atau Jean Patou berkarya.

Dengan mengangkat tema Twenties Metropolis tahun 2016,  Shafira mengangkat busana era tahun 1920-an di Amerika Serikat. Pada saat itu, busana jalanan di Amerika Serikat terkesan sederhana, terdiri atas rok, blus dan sweter yang dipadukan dengan sepatu oxford, mary jane, atau T-Strap. Perempuan Amerika Serikat saat itu juga mengenakan gaun dari bahan sutra bercampur crepe atau berbahan wool

Shafira menampilkan nuansa gedung dan suasana jalanan New York pada era tersebut melalui motif geometris dan art deco pada sentuhan warna-warnanya. Namun uniknya, Shafira tidak semata mengangkat busana era 20-an, tetapi menggabungkannya dengan material dari songket Silungkang khas Sawah Lunto. Hasilnya, adalah permainan warna hitam putih geometris yang menawan, dengan tetap feminin dan menjaga pakem busana muslim.

 

Image result for shafira new york fashion week

Wah menarik bukan bagaimana inspirasi tempat dan zaman dapat diubah menjadi rancangan busana muslimah yang menarik? Kalau Ladies tertarik bisa langsung berkunjung ke outlet-outlet Shafira dan mencoba langsung karya-karya designer Shafira yang menawan ini.


Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published